Pencarian

Disdikbud Maluku Utara Matangkan Persiapan TKA 2026, Ubah Mekanisme Jadi Sistem Sampel dan Indikator Rapor Pendidikan

Sabtu, 25 Juli 2026 • 12:14:01 WIB
Disdikbud Maluku Utara Matangkan Persiapan TKA 2026, Ubah Mekanisme Jadi Sistem Sampel dan Indikator Rapor Pendidikan

TERNATE — Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun depan di Maluku Utara tak lagi sekadar syarat kelulusan atau seleksi individu. Disdikbud setempat memutuskan nilai TKA 2026 akan menjadi indikator utama dalam Rapor Pendidikan, mengukur literasi dan numerasi satuan pendidikan, pemerintah daerah, hingga tingkat provinsi.

Keputusan itu mengubah pola persiapan yang selama ini berjalan. Untuk pertama kalinya, TKA jenjang SMA, SMK, dan sederajat menggunakan sistem sampel — tidak semua siswa kelas XII diuji, melainkan dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Perubahan Mekanisme: Sistem Sampel dan Pemetaan Infrastruktur

Penanggung jawab rapat koordinasi, Makmur, menjelaskan bahwa sistem sampel mengharuskan Disdikbud melakukan pemetaan lebih dini terhadap kondisi sarana dan prasarana di setiap sekolah. “Kami ingin mengetahui kondisi riil di lapangan, terutama kesiapan komputer dan infrastruktur lainnya,” ujarnya.

Rakor teknis yang digelar di Muara Hotel, Ternate, pada Jumat (24/07/2026) itu dihadiri perwakilan Kementerian Agama, BPKP, pengawas sekolah, seluruh cabang dinas pendidikan kabupaten/kota, operator cabang dinas, serta kepala sekolah dengan jumlah peserta didik besar yang diproyeksikan menjadi lokasi pelaksanaan TKA.

Makmur menambahkan, dari hasil pemetaan nanti pihaknya bisa mengetahui kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. “Pelaksanaan TKA dapat berjalan tanpa kendala,” katanya.

Hasil TKA Kini Jadi Alat Ukur Mutu Pendidikan Daerah

Fungsi TKA 2026 diperluas. Sebelumnya, tes ini hanya menjadi alat ukur capaian individu peserta didik sebagai syarat melanjutkan pendidikan atau seleksi tertentu. Kini hasilnya juga menjadi indikator penting dalam penilaian literasi dan numerasi pada Rapor Pendidikan.

“Penilaian itu berlaku bagi satuan pendidikan, pemerintah daerah, hingga tingkat provinsi,” ungkap Makmur. Perluasan fungsi ini diharapkan mendorong sekolah untuk mempersiapkan siswa sejak dini dari sisi penguasaan materi, tidak hanya sukses secara administratif.

Strategi Meningkatkan Kesiapan Siswa

Selain infrastruktur, rakor juga membahas strategi peningkatan kesiapan peserta didik. Makmur mendorong sekolah mulai mempersiapkan penguasaan materi agar capaian akademik TKA maksimal. “Kualitas hasil Tes Kemampuan Akademik tahun ini dapat meningkat,” ujarnya.

Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting agar setiap tahapan — dari kesiapan teknis hingga pembinaan siswa — terkoordinasi dengan baik. Disdikbud Provinsi Maluku Utara berharap pelaksanaan TKA 2026 berlangsung lancar, objektif, dan mampu mendongkrak mutu pendidikan di daerah.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks