Pencarian

Andik Vermansah Jadi Tumpuan Garudayaksa FC di Super League 2026/2027, Siap Ukir Kejayaan di Usia 34 Tahun

Minggu, 02 Agustus 2026 • 21:59:01 WIB
Andik Vermansah Jadi Tumpuan Garudayaksa FC di Super League 2026/2027, Siap Ukir Kejayaan di Usia 34 Tahun
Andik Vermansah berlatih bersama rekan setimnya di Garudayaksa FC menjelang debut tim di Super League 2026/2027.

MALUKU UTARA — Jakarta — Garudayaksa FC menetapkan target tinggi jelang debut mereka di Super League 2026/2027. Salah satu kunci utama untuk mewujudkan ambisi tersebut adalah mempertahankan jasa Andik Vermansah, winger berpengalaman yang musim lalu menjadi arsitek keberhasilan tim promosi dari Liga 2.

Manajemen klub berjuluk Spirit of Garuda itu bergerak cepat dengan memperpanjang kontrak pemain kelahiran Jember, 23 November 1991, tersebut. Keputusan ini diambil setelah performa impresif Andik Vermansah sepanjang musim 2025/2026, di mana ia berhasil menyumbangkan dua gol dan 13 assist untuk mengantarkan tim menjuarai Grup A Liga 2.

Andik Vermansah: dari Pesaing Menjadi Tulang Punggung Serangan

Kedatangan Andik Vermansah pada akhir Agustus 2025 lalu menjadi titik balik bagi Garudayaksa FC. Sebelum bergabung dari Persiraja Banda Aceh, tim asuhan Widodo C. Putro saat itu belum menemukan ritme permainan terbaik. Kehadirannya langsung mengubah dinamika serangan tim.

Kebugaran yang terjaga di usia 34 tahun membuat pelatih baru, Milos Joksic, percaya diri menjadikannya pemimpin di lapangan. Joksic bahkan mengisyaratkan kebutuhan besar terhadap pemain dengan jam terbang tinggi seperti Andik, terutama untuk membangun mentalitas agresif di lini depan.

"Saya ingin tim ini bisa mencetak banyak gol. Itu berarti setiap pemain harus bisa menguasai setiap bagian lapangan pertandingan," ujar Milos Joksic, menegaskan filosofi permainannya yang menuntut kontribusi ofensif dari seluruh pemain.

Bukan Sekadar Numpang Lewat: Garudayaksa Siap Saingi Tim Besar

Super League 2026/2027 jelas bukan panggung yang ramah bagi pendatang baru. Persib Bandung selaku juara bertahan, plus tim-tim papan atas seperti Borneo FC, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persija Jakarta, dipastikan menjadi batu sandungan yang berat.

Di sisi lain, kejutan bisa datang dari Bhayangkara FC, Malut United, Arema FC, atau Persita Tangerang. Namun, Garudayaksa FC enggan hanya menjadi pelengkap kompetisi. Klub menegaskan ambisi mereka melalui pernyataan singkat yang beredar: "Lebih banyak pertarungan, momen dan kejayaan."

Momen Pembuktian di Panggung yang Sudah Dikenal

Bagi Andik Vermansah, musim ini adalah ajang pembuktian bahwa kariernya di level tertinggi belum usai. Terakhir kali ia tampil reguler di kasta teratas adalah pada musim 2022/2023 bersama Bhayangkara FC. Kini, setelah dua musim berkelana di Liga 2, ia kembali mendapatkan kepercayaan untuk tampil di Super League.

Dengan statusnya sebagai pemain paling berpengalaman di skuad, bukan tidak mungkin ban kapten akan kembali dipercayakan kepadanya. Perpaduan antara skill individu di atas rata-rata, visi bermain, dan naluri golnya menjadi senjata utama Garudayaksa FC untuk menciptakan kejutan di kompetisi musim ini.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks