Pencarian

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter per 1 Agustus, Ini Daftar Lengkap dari Aceh sampai Papua

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 09:37:31 WIB
Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter per 1 Agustus, Ini Daftar Lengkap dari Aceh sampai Papua
Petugas melayani konsumen di SPBU Pertamina, Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

MALUKU UTARA — Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. PT Pertamina Patra Niaga memangkas harga jual tiga produk unggulannya per 1 Agustus 2026. Produk yang terkena penurunan adalah Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), dan Pertamax Green 95 (RON 95).

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kepatuhan perusahaan terhadap arahan pemerintah. "Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).

Turun di Tengah Tren Harga Minyak Dunia

Penurunan ini terjadi saat harga minyak global menunjukkan tren melandai. Pertamina memanfaatkan momentum tersebut untuk menyesuaikan harga jual tanpa mengorbankan ketahanan pasokan nasional. Keputusan ini juga disebut sebagai upaya menjaga stok BBM tetap aman di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen seperti DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo turun signifikan dari Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 turun dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter. Adapun Pertamax reguler kini dipatok di angka Rp 15.950 per liter.

Dua produk diesel nonsubsidi, Dexlite (CN 51) dan Pertamina Dex (CN 53), tidak mengalami perubahan harga. Dexlite tetap di level Rp 19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex masih bertahan di Rp 21.150 per liter.

BBM Subsidi Tidak Ikut Berubah

Di tengah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, pemerintah melalui Pertamina memastikan harga BBM subsidi tidak bergeming. Pertalite tetap dijual Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi (Bio Solar) masih di angka Rp 6.800 per liter. Langkah ini menjadi bantalan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada dua jenis bahan bakar tersebut.

Daftar Harga BBM Nonsubsidi per 1 Agustus 2026

Berikut rincian harga terbaru BBM nonsubsidi Pertamina di sejumlah provinsi, mulai dari ujung barat hingga timur Indonesia:

Pulau Sumatera

Di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax seragam di angka Rp 16.300 per liter. Pertamax Turbo di wilayah-wilayah tersebut dibanderol Rp 18.700 per liter. Sementara untuk Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax dijual Rp 16.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp 19.100 per liter.

Kawasan Free Trade Zone (FTZ) mendapat harga khusus. Di FTZ Sabang, Pertamax hanya Rp 14.950 per liter. Sementara di FTZ Batam, Pertamax dibanderol Rp 15.150 per liter dan Pertamax Turbo Rp 17.400 per liter — harga termurah kedua setelah Sabang untuk produk RON 92.

Pulau Jawa

Untuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax serentak menjadi Rp 15.950 per liter. Ketiga wilayah ini juga menawarkan Pertamax Green 95 di harga Rp 16.600 per liter dan Pertamax Turbo di Rp 18.300 per liter.

Penurunan harga ini menjadi angin segar bagi pengguna kendaraan pribadi di tengah tekanan biaya hidup yang masih tinggi. Dengan selisih Rp 300 hingga Rp 1.000 per liter, pengendara yang mengisi penuh tangki kendaraan bermesin bensin berkapasitas 40 liter bisa menghemat hingga Rp 40.000 untuk satu kali pengisian Pertamax Turbo.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk memantau harga resmi di setiap SPBU wilayah masing-masing, karena harga dapat berbeda tipis tergantung besaran PBBKB yang ditetapkan pemerintah daerah setempat.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks