MALUKU UTARA — Jagat Review — Martha Stewart, ikon gaya hidup dan bisnis rumah tangga, kini merambah ranah kecerdasan buatan. Lewat startup bernama Hint, ia bersama Kyle Rush (CTO) dan Yih-Han Ma (CEO) meluncurkan aplikasi yang mereka sebut sebagai "AI untuk rumah Anda."
Aplikasi ini tidak sekadar menyimpan dokumen. Hint mampu membaca data publik seperti catatan properti, informasi cuaca, dan jenis tanah di sekitar rumah. Kemudian, AI akan menyusun profil hunian dan memberikan rekomendasi perawatan yang dipersonalisasi.
Fitur Utama: Dari Skor Rumah hingga Tanya Jawab Dokumen
Hint menyajikan "home score," angka yang merangkum seberapa baik Anda mengurus properti. Skor ini dinamis, berubah seiring input data dan tindakan perawatan yang dilakukan pengguna.
Fitur lain yang menonjol adalah asisten AI bawaan. Pengguna bisa bertanya soal dokumen yang sudah diunggah, seperti "Kapan terakhir kali AC diservis?" atau "Berapa tarif listrik per kWh saya?" AI juga bisa membantu mengevaluasi polis asuransi rumah, termasuk menakar apakah deductible terlalu tinggi atau klaim tertentu layak diajukan.
Hint juga memanfaatkan foto untuk mengenali peralatan rumah tangga. Setelah pengguna memotret kulkas, mesin cuci, atau pemanas air, aplikasi akan memberikan panduan perawatan spesifik. Contohnya, pengingat untuk menyedot debu kumparan belakang kulkas guna mencegah kebakaran, atau jadwal membilas tangki pemanas air.
Martha Stewart Bukan Sekadar Figur Publik
Kyle Rush, CTO Hint, menegaskan bahwa Martha Stewart adalah pendiri aktif, bukan sekadar wajah promosi. "Saya ke rumahnya dua kali seminggu. Kami duduk bersama melihat aplikasi. Ketika AI salah soal jenis tanah, dia akan langsung mengoreksi," ujar Rush kepada media.
Stewart memiliki saham ekuitas di perusahaan dan terlibat dalam penyempurnaan antarmuka, bahasa yang digunakan aplikasi, hingga akurasi informasi seputar rumah dan taman. Pengalamannya selama puluhan tahun mengelola properti menjadi acuan utama dalam pengembangan fitur perawatan.
Dari Insentif Hijau Jadi Asisten Rumah Tangga
Hint awalnya dirancang pada 2024 sebagai alat navigasi insentif dekarbonisasi rumah. Namun, tim pendiri segera menyadari potensi yang lebih luas. "Kami sadar, kenapa tidak menjadikannya AI untuk rumah? Orang tidak punya aplikasi khusus untuk mengurus rumah," jelas Rush.
Aplikasi kini bisa menyimpan kontrak, faktur, laporan inspeksi, garansi, hingga dokumen KPR. Semua file tersebut bisa dicari dan dianalisis oleh AI kapan saja. Hint juga mengirimkan notifikasi push proaktif jika ada jadwal perawatan yang mendekati tenggat.
Harga dan Ketersediaan
Hint sudah tersedia di App Store untuk wilayah Amerika Serikat. Belum ada informasi resmi mengenai harga berlangganan atau jadwal ekspansi ke pasar Asia, termasuk Indonesia. Mengingat fitur ini sangat bergantung pada data properti publik dan cuaca lokal, adaptasi untuk pasar Indonesia kemungkinan membutuhkan waktu.
Bagi Anda yang sering kewalahan mengingat jadwal servis AC, filter air, atau sekadar ingin tahu kondisi tanah di sekitar fondasi rumah, Hint bisa menjadi solusi praktis—setidaknya untuk pengguna di Amerika Serikat saat ini.