MALUKU UTARA — Paket Trailhunter pada Tundra 2027 bukan sekadar stiker dan velg doang. Toyota benar-benar menyematkan komponen serius untuk medan berat. Basisnya tetap SR5—trim satu tingkat di atas entry-level SR—yang sudah punya trailer-brake controller dan mode Tow/Haul. Dari sana, Toyota menambahkan suspensi Old Man Emu, ban Michelin LTX Trail 265/70R-18, pelindung bawah yang diperkuat, serta recovery hook depan.
Mesin Tetap V6 Twin-Turbo 389 HP, Hibrida Tidak Kebagian Paket Ini
Karena Trailhunter dibangun di atas SR5, opsi mesin yang tersedia adalah 3.4 liter V6 twin-turbo bertenaga 389 hp. Varian hibrida i-Force Max dengan 437 hp memang lebih bertenaga, tapi tidak bisa dipadukan dengan paket Trailhunter. Ini keputusan yang cukup membingungkan—tenaga besar justru tidak dapat upgrade suspensi dan proteksi bawah yang optimal untuk off-road.
Untuk pengendalian di medan sulit, Toyota menyertakan locking rear differential, Multi-Terrain Select, dan Crawl Control. Fitur-fitur ini sudah teruji di Tacoma Trailhunter dan membantu traksi di bebatuan, pasir, atau tanjakan curam. Tapi perlu diingat: bobot Tundra yang besar tetap jadi tantangan di jalur sempit atau berlumpur ekstrem.
Desain Depan Lebih Kotak, Layar 14 Inci Kini Standar
Untuk model year 2027, Tundra mendapat facelift di bagian depan. Gril lebih kotak dan bumper bawah lebih tegas—mirip bahasa desain Tacoma terbaru. Velg bronze khusus Trailhunter dan lencana di eksterior-interior jadi pembeda. Di dalam kabin, layar sentuh 14,0 inci kini standar di semua varian, menjalankan sistem infotainment terbaru yang sudah termasuk dash cam built-in. Fitur keselamatan juga diperbarui, dan Toyota mengklaim light bar depan kini lebih terang untuk visibilitas malam hari.
Harga Ekspektasi dan Posisi di Pasar Indonesia
Belum ada harga resmi untuk 2027 Tundra Trailhunter, tapi sebagai patokan, Tundra SR5 2026 dibanderol mulai USD 48.705. Dengan tambahan paket Trailhunter, estimasi harga tembus di atas USD 50.000—atau sekitar Rp 800 jutaan jika masuk Indonesia via jalur importir umum. Pesaing langsungnya di kelas full-size off-road adalah Ford F-150 Raptor dan Ram 1500 Rebel. Bedanya, Trailhunter lebih fokus pada durabilitas dan kemampuan teknis, bukan kecepatan di gurun.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
- Mesin non-hibrida saja: penggemar tenaga besar harus pilih varian lain dan kehilangan paket off-road ini.
- Bobot besar: Tundra tetap truck full-size, kurang lincah di trail sempit dibanding Tacoma Trailhunter.
- Harga belum pasti: jika masuk Indonesia, ongkos kirim dan pajak bisa membuatnya lebih mahal dari ekspektasi.
- Interior minim perubahan: selain layar 14 inci, kabin masih sama seperti Tundra generasi sebelumnya—kurang mewah dibanding kompetitor segini harga.
Toyota akan mengumumkan detail harga dan spesifikasi lengkap akhir tahun ini. Untuk sekarang, Trailhunter adalah opsi paling terjangkau untuk off-road serius di keluarga Tundra, asal Anda tidak keberatan dengan pilihan mesin yang terbatas dan dimensi yang besar.