Pencarian

Kapolda Malut Buka Pendidikan Bintara Polri untuk 84 Siswa di SPN Tidore, Orang Tua dan PJU Hadir

Senin, 20 Juli 2026 • 22:25:01 WIB
Kapolda Malut Buka Pendidikan Bintara Polri untuk 84 Siswa di SPN Tidore, Orang Tua dan PJU Hadir
Kapolda Maluku Utara membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2026 di SPN Tidore yang diikuti 84 siswa.

TIDORE — Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, secara resmi membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku Utara, Tidore Kepulauan, Senin (20/7). Sebanyak 84 siswa dari berbagai Polres dan Polresta di Maluku Utara mengikuti pendidikan tahap awal ini.

Pembukaan pendidikan Polri ini juga dihadiri para orang tua siswa serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku Utara. Kapolda menyebut, pelaksanaan pendidikan Bintara Polri ini berkemampuan SPTK khusus Polda Maluku Utara, namun pelaksanaannya secara nasional.

Total 2.900 Bintara Baru di Seluruh Indonesia

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, pendidikan Polri kali ini diikuti oleh 2.900 siswa di seluruh Indonesia. Sementara itu, untuk Polda Maluku Utara, sebanyak 84 siswa akan menjalani pendidikan di SPN Tidore.

“Jadi hari ini kita melaksanakan pendidikan Bintara Polri yang berkemampuan SPTK khusus Polda Maluku Utara, tetapi pelaksanaannya seluruh Indonesia,” ucap Kapolda usai upacara pembentukan bintara Polri.

Durasi Pendidikan: Satu Bulan Basis hingga Penutupan

Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Anjas Gautama Putra, menjelaskan rincian tahapan pendidikan. Menurutnya, setelah upacara pembukaan, para siswa akan menjalani kegiatan basis selama satu bulan.

“Jadi pembagiannya basis satu bulan, tiga bulan setengah itu pembelajaran, kemudian setengah bulan itu pembulatan latihan kerja dan juga persiapan untuk penutupan pendidikan,” ujar Ka SPN.

Mantan Wadir Ditreskrimsum itu berharap seluruh siswa dapat menjaga kesehatan, kekompakan, dan disiplin selama mengikuti pendidikan. Ia juga mengingatkan agar para siswa belajar dengan rajin dan tekun.

“Belajar dan menjaga kesehatan paling penting selama pendidikan. Jadi kami ingatkan agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri,” katanya mengakhiri.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks