Pencarian

Danyonif 822 Morotai Pastikan Situasi Aman Usai Gesekan dengan Polres, Kesalahpahaman Diselesaikan Secara Damai

Senin, 10 Agustus 2026 • 22:37:31 WIB
Danyonif 822 Morotai Pastikan Situasi Aman Usai Gesekan dengan Polres, Kesalahpahaman Diselesaikan Secara Damai
Situasi di Kabupaten Pulau Morotai dipastikan aman dan kondusif pasca-gesekan antara prajurit TNI AD dan anggota Polres setempat yang diselesaikan secara damai.

MOROTAI — Rasa aman dan kondusif di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dipastikan pulih kembali setelah adanya gesekan antara prajurit TNI AD Yonif 822/Satria Magawe dengan anggota Polres Morotai. Permasalahan yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) dini hari itu disebut murni akibat kesalahpahaman komunikasi antarpersonel di lapangan dan telah dimediasi secara damai.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Batalyon (Danyonif) 822/Satria Magawe, Letkol Inf Raju Pacilasera, dalam konferensi pers di Gedung Markas Komando Yonif 822. Ia didampingi oleh sejumlah perwira staf, mulai dari Pasi Intel Kapten Inf Boy Rifa Octo Chandra, Pasi Ops Letda Inf Isro Kilian, hingga Papen Letda Czi Dewa Ramadhan Astama Putra.

Kesepakatan Damai Dicapai Sejak Minggu Pagi

Raju menjelaskan, proses mediasi antara kedua institusi telah tuntas dilakukan pada Minggu pagi. Penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan, dan hasilnya telah disepakati oleh kedua belah pihak.

"Situasi di lokasi kejadian saat ini sepenuhnya aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat berjalan normal," ujar Raju dalam keterangan resminya.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, ia memastikan bahwa sinergitas antara TNI AD dan Polri di wilayah perbatasan Pulau Morotai tetap kokoh. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kekondusifan di daerah terluar Indonesia tersebut.

Evaluasi Internal dan Sanksi Tegas bagi Oknum

Pasca-kejadian, pihak Yonif 822 langsung bergerak cepat dengan melakukan evaluasi mendalam. Internalisasi aturan disiplin dan penegakan hukum militer menjadi prioritas untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Raju menegaskan komitmennya untuk tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Jika hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya oknum yang bersalah, maka proses hukum militer akan dijalankan.

"Apabila dari hasil pemeriksaan terbukti ada oknum prajurit yang melakukan pelanggaran prosedur maupun tindakan di luar ketentuan hukum prajurit TNI AD, maka akan diproses dan ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum militer yang berlaku," tegasnya.

Permintaan Maaf kepada Masyarakat Desa Yayasan

Sebagai bentuk tanggung jawab, Letkol Inf Raju Pacilasera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Hal ini ditujukan kepada seluruh warga Kabupaten Pulau Morotai, khususnya masyarakat Desa Yayasan dan sekitarnya, atas kegaduhan yang sempat terjadi pada dini hari tersebut.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi besar bagi pembinaan satuan ke depan. Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan personel agar profesionalisme dan kedisiplinan tetap terjaga.

Di akhir keterangannya, Raju juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu spekulatif maupun potongan narasi liar yang beredar di media sosial. Ia meminta warga mempercayakan proses penyelesaian kepada aparat yang berwenang.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks