Pencarian

DPRD Maluku Utara Kawal Pamsimas Rp 1,4 Miliar untuk Empat Desa di Kepulauan Sula, Waisakai Jadi Prioritas Rp 500 Juta

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 22:44:31 WIB
DPRD Maluku Utara Kawal Pamsimas Rp 1,4 Miliar untuk Empat Desa di Kepulauan Sula, Waisakai Jadi Prioritas Rp 500 Juta
Empat desa di Kepulauan Sula menerima alokasi program Pamsimas senilai Rp 1,4 miliar untuk air bersih dan sanitasi tahun depan.

SANANA — Empat desa di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, bakal menikmati program air bersih dan sanitasi tahun depan. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,4 miliar, bersumber dari program Pamsimas yang digarap bersama Balai Cipta Karya.

Ketua Fraksi Hanura DPRD Provinsi Maluku Utara, Yusran Pauwah, mengatakan program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang pelaksanaannya melibatkan pemerintah provinsi dan DPRD. "Ini program pusat yang berkolaborasi dengan Pemprov. Kami menyampaikan proposal ke Balai Cipta Karya, kemudian Sula mendapatkan program Pamsimas," kata Yusran, anggota DPRD dari Dapil V Sula-Taliabu.

Empat Desa Penerima dan Prioritas Waisakai

Selain Waisakai, tiga desa lain yang masuk daftar penerima adalah Desa Waigai di Kecamatan Sulabesi Selatan, Desa Waiina di Kecamatan Sulabesi Barat, dan Desa Wailab di Kecamatan Mangoli Selatan. Yusran menegaskan pembagian anggaran tidak dilakukan merata, melainkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

"Untuk program Pamsimas, yang diprioritaskan adalah Desa Waisakai senilai Rp 500 juta. Kebetulan Waisakai kemarin ada musibah dan krisis air bersih," ujarnya. Penentuan besaran bantuan ini, lanjut Yusran, berasal dari proposal yang diajukan dan disesuaikan dengan tingkat urgensi masing-masing wilayah.

Pamsimas di Luar Usulan Bupati Rp 5,5 Miliar

Yusran menegaskan anggaran Pamsimas sebesar Rp 1,4 miliar tersebut berada di luar usulan bantuan yang sebelumnya diajukan Bupati Kepulauan Sula. Usulan bupati senilai Rp 5,5 miliar itu telah diperjuangkan Fraksi Hanura dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku Utara. Anggaran tersebut akan dieksekusi melalui APBD Perubahan Provinsi.

"Ini di luar proposal Bupati Rp 5,5 miliar. Usulan Bupati yang disampaikan dan diperjuangkan oleh Fraksi Hanura saat paripurna itu nanti dieksekusi melalui APBD Perubahan Provinsi," jelasnya. Dengan demikian, total potensi anggaran yang bakal mengalir ke Kepulauan Sula untuk sektor air bersih mencapai hampir Rp 7 miliar.

Data Akurat Kunci Ketepatan Sasaran

Yusran berharap pemerintah desa di empat wilayah penerima dapat menyampaikan data kebutuhan secara akurat. Data tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran. "Saya berharap dari anggaran tersebut, empat desa menyampaikan data yang riil untuk kebutuhan anggarannya Rp 1,4 miliar ini dibagi sesuai kebutuhan," pungkasnya.

Program Pamsimas diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, terutama di desa-desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana dasar. Kepulauan Sula merupakan salah satu kabupaten kepulauan di Maluku Utara yang kerap mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haliyora.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks