Pencarian

Wakapolri Buka E-Sports Kapolri Cup 2026, Target Lahirkan Talenta Digital dari 35.936 Peserta

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 16:38:01 WIB
Wakapolri Buka E-Sports Kapolri Cup 2026, Target Lahirkan Talenta Digital dari 35.936 Peserta
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo membuka E-Sports Kapolri Cup 2026 di Maluku Utara dengan total 35.936 peserta dari masyarakat umum.

MALUKU UTARA — Kompetisi yang mengusung tagline "Dream to Become" ini sengaja tidak melibatkan anggota Polri sebagai pemain. Polri bertindak sebagai fasilitator yang membuka panggung bagi masyarakat umum, khususnya anak muda dari berbagai daerah, untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang e-sports.

"Aktivitas yang dahulu lebih banyak dipandang sebagai hobi kini telah tumbuh menjadi ruang ekspresi, kompetisi dan prestasi yang diakui secara luas," ujar Komjen Dedi dalam sambutannya di pembukaan turnamen.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem E-Sports

Pengembangan e-sports tidak berjalan sendiri. Polri menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Indonesia Esports Association (IESPA), serta kementerian dan lembaga terkait dalam penyelenggaraan acara ini.

Turut hadir dalam pembukaan perwakilan Kemenko PMK, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Kejaksaan Agung, dan BSSN. Jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia mengikuti jalannya acara secara daring.

Kolaborasi ini menegaskan pergeseran paradigma e-sports dari sekadar aktivitas permainan menjadi bagian dari industri kreatif, ekonomi digital, dan olahraga prestasi. Kehadiran Polri di ekosistem digital disebut Komjen Dedi tidak sekadar bicara pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan generasi muda.

Antusiasme Peserta dan Syarat Menjadi Juara

Mekanisme pendaftaran dilakukan secara berjenjang. Peserta mendaftar melalui jajaran Polda dan Polres di wilayah masing-masing, kemudian mengikuti rangkaian pertandingan hingga tingkat nasional.

Komjen Dedi mengingatkan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menjadi juara. Sportivitas, disiplin, kerja sama tim, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan menjadi nilai yang harus tumbuh dalam setiap kompetisi.

"Saya berharap kompetisi E-Sports Kapolri Cup 2026 dengan tagline 'Dream to Become' akan melahirkan banyak talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas dan berdaya saing global," kata Wakapolri.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjadikan ajang ini sebagai ruang pembentukan karakter, bukan semata-mata mengejar kemenangan. "Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim dan jiwa kepemimpinan. Selain kemenangan yang tentunya patut dibanggakan, semangat fair play adalah kehormatan yang juga harus dirawat dalam diri," pesannya.

Edukasi Digital Citizenship di Tengah Ancaman Siber

Di balik peluang besar industri ini, Polri menyoroti tantangan yang mengintai generasi muda di ruang siber. Kemampuan memanfaatkan teknologi secara positif harus diimbangi dengan pemahaman tanggung jawab sebagai pengguna digital.

Polri mendorong edukasi digital citizenship agar anak muda tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu melindungi diri dari berbagai ancaman siber. Semangat yang ingin dibangun dalam ajang ini, menurut Komjen Dedi, adalah mengubah mimpi menjadi kemampuan, kemampuan menjadi prestasi, dan prestasi menjadi masa depan.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks