MALUKU UTARA — Klaim menolak panas hingga 97% untuk radiasi infra merah (IRR) dan 99% untuk sinar UV memang terdengar menggiurkan, apalagi untuk pasar Indonesia yang mataharinya terik sepanjang tahun. Namun, sebelum Anda mengeluarkan uang puluhan juta untuk memasang kaca film, penting untuk membedah teknologi ini dari sekadar jargon pemasaran. UPPF Indonesia, distributor resmi UFILM, membawa CoreNano Technology sebagai andalan utama mereka di ajang GIIAS 2026.
Teknologi ini dipasarkan dengan tiga fitur unggulan yang saling melengkapi. Pertama, Ultimate HeatShield yang fokus pada penolakan panas infra merah (IRR) hingga 97%. Kedua, UV GuardPro yang mengklaim perlindungan hingga 99% terhadap sinar ultraviolet (UVR). Terakhir, NanoCore dengan OPTIClear Vision yang menjamin kejernihan visibilitas dari dalam kabin, baik siang maupun malam hari.
Dari ketiga klaim tersebut, angka IRR 97% adalah yang paling krusial. Radiasi infra merah adalah komponen utama panas matahari yang terasa menyengat di kulit, berbeda dengan UV yang lebih berdampak pada kesehatan kulit dan pemudaran interior. Jika klaim ini akurat di dunia nyata, bukan hanya di atas kertas, maka ini akan menjadi nilai jual utama UFILM.
Untuk membangun kredibilitas, UPPF Indonesia membeberkan data bahwa lebih dari 50.000 unit kendaraan di Indonesia telah menggunakan kaca film UFILM. Mereka juga tercatat sebagai mitra jaringan untuk merek-merek seperti Chery, BYD, VinFast, hingga Geely. Ini adalah sinyal kepercayaan pasar yang tidak bisa diabaikan, tetapi perlu diingat bahwa jumlah pemasangan tidak selalu linear dengan kualitas performa jangka panjang.
Kepercayaan dari pabrikan mobil listrik seperti BYD dan Chery memang menjadi poin penting. Mobil listrik sangat sensitif terhadap panas karena baterai dan elektroniknya bekerja optimal di suhu tertentu. Artinya, kaca film yang dipilih harus benar-benar mampu mengurangi beban kerja AC, yang pada akhirnya berdampak langsung pada efisiensi jarak tempuh (range) kendaraan.
Kehadiran UPPF & UFILM di GIIAS 2026 tidak hanya untuk memamerkan produk kaca film. Mereka juga menampilkan unit display iCar V23 milik Den Dimas yang dibalut dengan UPPF Hammerhead Clear serta kombinasi Color Cobia Stone White dan Cobia Black Satin. Langkah ini menunjukkan bahwa mereka ingin menguasai dua segmen sekaligus: proteksi kabin dari panas (kaca film) dan proteksi bodi dari baret (paint protection film).
General Manager UPPF Indonesia & UFILM, Kevin Danudoro, menyatakan bahwa kehadiran mereka di GIIAS 2026 bertujuan memberikan "Peace of Mind" bagi pemilik mobil. "Kepercayaan lebih dari 50 ribu pemilik kendaraan serta barisan brand otomotif terkemuka di Indonesia adalah bukti komitmen UPPF dan UFILM dalam memberikan standar proteksi terbaik," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Meski klaim teknologinya impresif, ada beberapa catatan yang perlu menjadi pertimbangan Anda. Pertama, harga. Sebagai produk premium dengan klaim performa tinggi, UFILM pasti diposisikan di segmen harga atas. Anda perlu membandingkannya langsung dengan kompetitor sekelas seperti V-Kool, 3M, atau LLumar yang juga memiliki teknologi penolak panas infra merah.
Kedua, verifikasi klaim IRR 97%. Angka ini biasanya diukur di laboratorium dengan standar tertentu. Di kondisi nyata, performa bisa berbeda tergantung jenis kaca mobil, sudut pemasangan, dan warna kaca film yang dipilih. Kami menyarankan untuk meminta demo langsung menggunakan heat lamp tester di booth resmi sebelum memutuskan pembelian.
Ketiga, garansi dan jaringan pemasangan. Pastikan Anda membeli dari dealer resmi yang memberikan garansi resmi dan memiliki jaringan pemasangan yang luas. Kaca film yang jelek pemasangannya akan menghasilkan gelembung dan mengganggu visibilitas, terlepas dari sebagus apa pun teknologinya.
Kesimpulannya, UFILM dengan CoreNano Technology adalah kandidat kuat di segmen kaca film premium. Namun, keputusan akhir tetap di tangan Anda. Jangan hanya percaya pada angka di brosur; lakukan uji langsung dan bandingkan dengan kebutuhan spesifik mobil Anda.
Merek mobil?
pa saja yang menggunakan kaca film UFILM? A: UFILM tercatat sebagai mitra jaringan untuk merek-merek seperti Chery, BYD, VinFast, hingga Geely di Indonesia.