MALUKU UTARA — Perangkat streaming Roku, termasuk pemutar media dan smart TV, dirancang untuk mengumpulkan data perilaku menonton secara ekstensif. Kebijakan privasi Roku menyebutkan bahwa perusahaan beserta mitra iklannya menganalisis konten yang ditonton, waktu akses, hingga cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi. Praktik ini memang umum di industri, tetapi banyak pengguna merasa jangkauannya terlalu jauh untuk sebuah perangkat rumah tangga.
Data yang dikumpulkan tidak hanya terbatas pada riwayat tontonan. Roku juga memantau aktivitas suara di fitur voice-enabled, metadata file media yang diputar lewat Roku Media Player, serta aktivitas daring di berbagai layanan melalui cookie dan pixel tags. Informasi teknis seperti alamat IP, MAC address, dan nama jaringan Wi-Fi juga ikut terekam.
Pelacakan yang dilakukan Roku terbagi dalam beberapa kategori utama:
Data ini digunakan untuk menjaga keamanan layanan, mengukur performa, dan yang paling utama, menargetkan iklan personal. Roku dapat membantu mitranya menampilkan iklan di perangkat lain, misalnya tablet, berdasarkan riwayat penelusuran dan demografi yang disimpulkan dari aktivitas menonton di TV.
Pengguna dapat mengurangi cakupan data yang dikirim ke Roku melalui menu pengaturan. Beberapa opsi kunci yang perlu diubah:
Mekanisme pengumpulan data Roku mirip dengan platform digital lain. Cookie, pixel tags, dan web beacon dipasang untuk melacak aktivitas daring pengguna di berbagai situs dan layanan. Ketika pengguna menautkan perangkat ke layanan non-Roku seperti Google Photos atau asisten suara Alexa, penyedia layanan tersebut juga menerima informasi serupa tentang perangkat.
Bagi pengguna yang merasa tidak nyaman, kombinasi pengaturan di atas dapat mengurangi jumlah data yang dikirim. Namun, perlu dipahami bahwa sebagian pengumpulan data tetap diperlukan untuk menjaga fungsi dasar perangkat, seperti pembaruan sistem dan keamanan jaringan. Meski begitu, membatasi pelacakan untuk kepentingan iklan adalah langkah yang bisa dilakukan mandiri oleh pengguna.
Perubahan pengaturan ini tidak akan menghapus data yang sudah terlanjur dikumpulkan sebelumnya. Untuk permintaan penghapusan data atau akses salinan data pribadi, pengguna harus menghubungi tim dukungan Roku secara langsung melalui situs resmi mereka.