30 Orang Daftar, 12 Pasien Lolos Skrining Transplantasi Kornea Perdana di RSUD Chasan Boesoirie Ternate

Penulis: Edi Wahyono  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 15:32:31 WIB
Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate, dr. Rosita Alkatiri, meninjau langsung proses skrining calon penerima transplantasi kornea di Poli Mata, Senin (3/8/2026).

TERNATE — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie Maluku Utara memulai babak baru pelayanan kesehatan mata dengan membuka pendaftaran transplantasi kornea, Senin (3/8/2026). Dari 30 pendaftar yang mengikuti penyaringan di Poli Mata, tim medis menetapkan 12 orang memenuhi syarat untuk menjalani tindakan cangkok kornea.

Skrining memakai perangkat diagnostik mutakhir dan ditinjau langsung oleh Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes. Ia didampingi jajaran manajemen, dokter spesialis mata, serta mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Universitas Khairun.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar pelayanan dan keselamatan pasien. Program ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya masyarakat Maluku Utara dapat mengakses layanan transplantasi kornea di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar provinsi,” ujar Rosita di sela-sela peninjauan.

Didampingi Pakar Kornea Asal AS

Rangkaian operasi yang dijadwalkan pada 3–7 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari Bakti Sosial Komunitas Kesehatan Rakyat (KOKAR) Universitas Gadjah Mada (UGM). Kolaborasi ini melibatkan Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM, Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Untuk memastikan prosedur berjalan optimal, tim dokter didampingi pakar kornea internasional asal Amerika Serikat, Prof. Lloyd Williams, MD., Ph.D. Kehadiran ahli internasional ini menjadi jaminan mutu bagi pasien yang menjalani operasi di daerah.

Operasi Katarak Gratis Digelar di Tidore

Selain transplantasi kornea di Ternate, bakti sosial KOKAR UGM juga menghadirkan operasi katarak gratis bagi masyarakat. Layanan ini dipusatkan di RSUD Tidore pada 3–6 Agustus 2026.

Dua program bedah mata ini diharapkan memperluas akses kesehatan mata berkualitas dan menekan angka kebutaan yang dapat dicegah di Maluku Utara. Bagi warga yang tidak lolos skrining tahap ini, pendaftaran susulan masih terbuka melalui Poli Mata RSUD Chasan Boesoirie.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top