DARUBA — Dua ruas jalan nasional di Pulau Morotai, Maluku Utara, akhirnya masuk tahap pengerjaan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Ruas Sangowo–Wayabula dan Sangowo–Sopi yang selama ini menjadi jalur vital mobilitas warga serta distribusi logistik kini tengah ditangani, tidak hanya sekadar tambal sulam di titik rusak, tetapi juga preservasi untuk menjaga kualitas jalan tetap mantap.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyampaikan bahwa realisasi ini merupakan buah dari pertemuan antara Bupati Pulau Morotai, Sekretaris Daerah, dan jajaran BPJN pada 22 September 2025. Dalam forum itu, percepatan penanganan sejumlah ruas jalan nasional menjadi prioritas yang dibahas.
"Alhamdulillah, saat ini usulan tersebut sudah mulai direalisasikan oleh balai. Bahkan beberapa ruas jalan sudah dalam tahap pengerjaan, salah satunya ruas jalan di kawasan Kota Daruba," kata Fahmi kepada Halmaherapost.com, Minggu, 2 Agustus 2026.
Fahmi menjelaskan, BPJN memfokuskan pekerjaan pada dua ruas utama. Penanganan yang dilakukan mencakup perbaikan pada titik-titik kerusakan sekaligus pekerjaan preservasi. "Jadi ada penanganan efektif dan ada juga pekerjaan preservasi," ujarnya.
Untuk ruas Sangowo–Wayabula, pekerjaan dipercayakan kepada PT Intim Kara sebagai kontraktor pelaksana. Namun, Fahmi mengaku tidak mengetahui nilai anggaran proyek tersebut karena seluruh proses penganggaran dan pelaksanaan berada di bawah kewenangan BPJN.
"Saya tidak tahu berapa nilai anggarannya karena pekerjaan itu langsung ditangani oleh pihak balai," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berkomitmen memperkuat koordinasi dengan BPJN agar penanganan infrastruktur jalan nasional berjalan bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. Fahmi menilai peningkatan kualitas jalan akan berdampak besar pada konektivitas antarwilayah, melancarkan distribusi barang dan jasa, serta menopang pertumbuhan ekonomi di Pulau Morotai.
Ia juga mengimbau warga bersabar selama proses pengerjaan berlangsung dan tetap waspada saat melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki. "Kami berharap masyarakat bersabar karena pekerjaan masih berjalan. Setelah selesai, manfaatnya tentu akan dirasakan bersama melalui akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar," pungkasnya.