MALUKU UTARA — Kia Carens EV Concept akhirnya tampil di hadapan publik Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Rabu (29/7/2026) di ICE BSD, Tangerang. Kehadiran mobil ini bukan sekadar pameran biasa — Kia memastikan versi produksinya akan segera menyusul dengan perubahan minimal.
Vice President of Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, menyebut pengembangan Carens EV didasari kebutuhan keluarga modern akan kendaraan ramah lingkungan. "Kia membawa DNA Carens ke dalam era elektrifikasi melalui Carens EV," kata Harry dalam sambutannya di GIIAS 2026.
Meski masih berstatus konsep, Kia menegaskan Carens EV versi produksi tidak akan banyak berubah. Baik dari sisi desain eksterior, spesifikasi teknis, maupun performa, semuanya akan dipertahankan mendekati model yang dipamerkan.
Yang paling krusial: Kia sudah mengonfirmasi jadwal produksi lokal. "Kita akan mulai produksi di bulan November tahun ini," ujar Harry. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kia serius membangun basis manufaktur elektrifikasi di Indonesia, bukan sekadar menjual unit impor.
Harry menjelaskan Carens EV dirancang untuk menggabungkan tiga aspek utama yang dicari keluarga Indonesia: kabin yang nyaman, pengalaman berkendara premium, serta teknologi pendukung keselamatan dan kemudahan berkendara. "Carens EV dikembangkan berdasarkan satu keyakinan sederhana, bahwa kendaraan listrik selain harus efisien, juga harus mampu menjawab kebutuhan mobilitas keluarga," kata dia.
Pernyataan itu menegaskan posisi Carens EV bukan sekadar MPV listrik biasa, melainkan kendaraan yang mengedepankan karakter keluarga — sesuatu yang selama ini menjadi kekuatan utama Carens versi mesin konvensional.
Kia belum merilis banderol resmi Carens EV karena statusnya masih konsep. Namun dengan rencana produksi lokal, harga jual diperkirakan lebih kompetitif dibandingkan model impor. Kehadiran Carens EV diproyeksikan memperluas pilihan konsumen yang mencari mobil listrik berkapasitas tujuh penumpang untuk penggunaan harian maupun perjalanan keluarga.
Segmen MPV listrik keluarga di Indonesia memang masih sepi pemain. Dengan produksi lokal yang dimulai November 2026, Kia punya peluang menjadi salah satu pelopor — asalkan harga dan spesifikasinya mampu bersaing dengan ekspektasi konsumen Tanah Air.