TERNATE — Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun depan di Maluku Utara tak lagi sekadar syarat kelulusan atau seleksi individu. Disdikbud setempat memutuskan nilai TKA 2026 akan menjadi indikator utama dalam Rapor Pendidikan, mengukur literasi dan numerasi satuan pendidikan, pemerintah daerah, hingga tingkat provinsi.
Keputusan itu mengubah pola persiapan yang selama ini berjalan. Untuk pertama kalinya, TKA jenjang SMA, SMK, dan sederajat menggunakan sistem sampel — tidak semua siswa kelas XII diuji, melainkan dipilih berdasarkan kriteria tertentu.
Penanggung jawab rapat koordinasi, Makmur, menjelaskan bahwa sistem sampel mengharuskan Disdikbud melakukan pemetaan lebih dini terhadap kondisi sarana dan prasarana di setiap sekolah. “Kami ingin mengetahui kondisi riil di lapangan, terutama kesiapan komputer dan infrastruktur lainnya,” ujarnya.
Rakor teknis yang digelar di Muara Hotel, Ternate, pada Jumat (24/07/2026) itu dihadiri perwakilan Kementerian Agama, BPKP, pengawas sekolah, seluruh cabang dinas pendidikan kabupaten/kota, operator cabang dinas, serta kepala sekolah dengan jumlah peserta didik besar yang diproyeksikan menjadi lokasi pelaksanaan TKA.
Makmur menambahkan, dari hasil pemetaan nanti pihaknya bisa mengetahui kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. “Pelaksanaan TKA dapat berjalan tanpa kendala,” katanya.
Fungsi TKA 2026 diperluas. Sebelumnya, tes ini hanya menjadi alat ukur capaian individu peserta didik sebagai syarat melanjutkan pendidikan atau seleksi tertentu. Kini hasilnya juga menjadi indikator penting dalam penilaian literasi dan numerasi pada Rapor Pendidikan.
“Penilaian itu berlaku bagi satuan pendidikan, pemerintah daerah, hingga tingkat provinsi,” ungkap Makmur. Perluasan fungsi ini diharapkan mendorong sekolah untuk mempersiapkan siswa sejak dini dari sisi penguasaan materi, tidak hanya sukses secara administratif.
Selain infrastruktur, rakor juga membahas strategi peningkatan kesiapan peserta didik. Makmur mendorong sekolah mulai mempersiapkan penguasaan materi agar capaian akademik TKA maksimal. “Kualitas hasil Tes Kemampuan Akademik tahun ini dapat meningkat,” ujarnya.
Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting agar setiap tahapan — dari kesiapan teknis hingga pembinaan siswa — terkoordinasi dengan baik. Disdikbud Provinsi Maluku Utara berharap pelaksanaan TKA 2026 berlangsung lancar, objektif, dan mampu mendongkrak mutu pendidikan di daerah.