HALMAHERA BARAT — Tiga lembaga lintas sektor di Halmahera Barat sepakat berkolaborasi mengembangkan pariwisata melalui pendekatan akademik dan keamanan. Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan langsung oleh Dekan FIB Unkhair Nurain Jalaluddin, Kepala Dispar Halbar Reinhard Bunga, dan Wakapolres Halbar Kompol Edi Susanto.
Acara ini disaksikan Asisten II Setda Halbar Max Seleki. Turut hadir Wakil Dekan II FIB Rahma Djumati, Wakil Dekan III Jainul Yusup, serta Ketua Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Mustafa Mansur. Sejumlah pejabat Polres dan Dispar Halbar juga mengikuti agenda tersebut.
Dekan FIB Unkhair Nurain Jalaluddin menyebut kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fokusnya pada pengabdian masyarakat, riset kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.
"Melalui kerja sama ini, mahasiswa dan dosen FIB Unkhair akan terlibat langsung dalam pengembangan potensi pariwisata di Halmahera Barat. Kami ingin kontribusi akademisi diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Kepala Dispar Halbar Reinhard Bunga menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, riset dan inovasi dari akademisi akan memperkuat pengembangan destinasi wisata. Promosi berbasis kearifan lokal juga menjadi salah satu target utama.
Reinhard menambahkan bahwa keterlibatan FIB Unkhair bisa membantu mengidentifikasi potensi wisata yang belum tergarap maksimal di Halbar. Data dan kajian ilmiah dari mahasiswa dan dosen diharapkan menjadi dasar perencanaan yang lebih matang.
Wakapolres Halbar Kompol Edi Susanto menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat. Polres Halbar siap memberikan edukasi hukum serta menjaga kenyamanan warga, termasuk pelajar dan pemuda di sekitar kawasan wisata.
"Kami ingin pariwisata tumbuh dalam suasana yang aman dan kondusif. Sinergi dengan FIB Unkhair dan Dispar akan memperkuat upaya preventif di lapangan," kata Edi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyusunan rencana aksi sebagai tindak lanjut kerja sama. Beberapa program yang akan segera diimplementasikan antara lain riset potensi wisata, pelatihan SDM pariwisata, serta kampanye keamanan destinasi oleh pihak kepolisian.
Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam mengembangkan sektor unggulan daerah. Halbar sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata bahari dan budaya yang masih perlu didorong secara promosi dan tata kelola.