MALUKU UTARA — Presiden Prabowo Subianto secara khusus menekankan pentingnya peran putra daerah dalam proyek LNG Abadi Masela. Proyek yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini dinilai sebagai salah satu tulang punggung energi nasional ke depan.
"Saya minta agar anak-anak bangsa dari Tanimbar dan Maluku pada umumnya mendapat prioritas," tegas Presiden dalam pernyataannya, baru-baru ini.
Pemerintah ingin memastikan agar proyek raksasa ini tidak hanya berhenti pada angka investasi, tetapi juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal. Hal ini menjadi perhatian serius di tengah besarnya potensi ekonomi yang akan mengalir dari proyek tersebut.
Bagi masyarakat Kepulauan Tanimbar, proyek LNG Abadi Masela diharapkan membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal. Selama ini, warga kerap hanya menjadi penonton di proyek-proyek besar yang beroperasi di daerah mereka sendiri.
Dengan adanya arahan langsung dari Presiden, Pertamina sebagai operator proyek diharapkan segera menyusun skema rekrutmen yang berpihak pada tenaga kerja setempat. Ke depannya, pelibatan kontraktor lokal dan pelatihan keterampilan menjadi kunci agar putra daerah tidak hanya bekerja, tetapi juga naik kelas.
Proyek LNG Abadi Masela merupakan salah satu PSN yang paling dinantikan di sektor hulu migas. Sebagai holding BUMN energi, Pertamina memegang peran sentral dalam mengawal realisasi proyek ini agar tepat waktu dan tepat sasaran.
Presiden mengingatkan agar seluruh rantai pasok proyek, mulai dari konstruksi hingga operasional, harus melibatkan tenaga kerja lokal. Pemerintah tidak ingin proyek ini hanya dinikmati oleh segelintir pihak, tetapi menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat Maluku.
Penutup: Arahan Presiden ini menjadi sinyal kuat bagi Pertamina untuk segera beraksi. Jika terealisasi, proyek LNG Abadi Masela tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi simbol keadilan ekonomi bagi putra daerah di Indonesia Timur.