Pencarian

Chanathip Songkrasin Incar Sejarah di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 04 Oktober 2026 • 20:33:02 WIB
Chanathip Songkrasin Incar Sejarah di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Gelandang Thailand, Chanathip Songkrasin, berbicara dalam konferensi pers jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion GBK.

MALUKU UTARA — Chanathip Songkrasin menegaskan Thailand datang ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan satu misi jelas: menjadi juara edisi perdana. Gelandang BG Pathum United itu menyebut laga melawan Timnas Indonesia di Stadion GBK, Senin (5/10), sebagai peluang menciptakan sejarah sekaligus modal berharga menuju Piala Asia tahun depan.

Ambisi itu disampaikan Chanathip dalam sesi konferensi pers di Stadion GBK, Minggu (4/10), sehari sebelum partai puncak digelar. Ia menyebut FIFA baru pertama kali terlibat dalam kompetisi dengan format seperti ini, dan seluruh peserta membawa skuad terbaik mereka.

Kemenangan atas Indonesia Jadi Target Utama

Bagi Chanathip, trofi FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar gelar biasa. Status turnamen sebagai edisi perdana di bawah payung FIFA membuatnya bernilai historis, dan Thailand ingin nama mereka tercatat sebagai juara pertama.

"Ini merupakan pertama kalinya FIFA terlibat dalam kompetisi seperti ini dan semua negara datang dengan skuad terbaik mereka. Karena ini merupakan kompetisi pertama dengan format seperti ini, kami ingin menciptakan sejarah dengan menjadi juara," ujar Chanathip.

Duel di GBK Jadi Pemanasan Sebelum Piala Asia

Chanathip menyadari laga final nanti bukan pertemuan terakhir dengan Timnas Indonesia. Kedua tim dipastikan bersua lagi di fase grup Piala Asia tahun depan, sehingga hasil di Stadion GBK bisa berdampak jangka panjang bagi kepercayaan diri skuad Thailand.

"Untuk pertandingan melawan Indonesia besok, tentu kami tahu kami juga akan bertemu lagi dengan Indonesia di Piala Asia tahun depan. Kalau kami bisa menang besok, tentunya itu akan meningkatkan kepercayaan diri tim, staf pelatih, para pemain, dan juga para suporter ketika kami kembali menghadapi Indonesia di Piala Asia," katanya melanjutkan.

Soroti 17 Pemain Naturalisasi di Skuad Garuda

Chanathip mengaku senang bisa kembali bersua Timnas Indonesia. Namun ia mencatat komposisi pasukan Garuda kini jauh berbeda dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Dari 23 pemain yang masuk skuad Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, sebanyak 17 di antaranya merupakan pemain naturalisasi. Menurut Chanathip, perubahan itu membuat kekuatan Indonesia naik level.

"Para pemain juga berkembang. Sekarang Indonesia memiliki banyak pemain keturunan. Mereka juga bermain di liga-liga dengan level yang tinggi," kata pemain BG Pathum itu.

"Tentunya mereka memiliki kekuatan fisik dan kemampuan teknik yang sangat baik."

Thailand Waspadai Fisik dan Teknik Indonesia

Bagi Thailand, final di Stadion GBK menjadi ujian tersendiri. Bermain di kandang lawan dengan komposisi penonton yang mayoritas mendukung Indonesia menuntut kesiapan mental, terutama karena Chanathip sendiri mengakui kualitas fisik dan teknik skuad Garuda berada di level tinggi.

Thailand datang dengan status sebagai salah satu kekuatan mapan di Asia Tenggara. Namun kehadiran sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di liga Eropa membuat peta kekuatan kedua tim dinilai lebih berimbang dibanding beberapa tahun terakhir.

Laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion GBK menjadi penentu siapa yang layak menorehkan nama sebagai juara perdana turnamen ini. Bagi Chanathip, satu kemenangan di Jakarta bisa menjadi bekal penting sebelum kedua tim bertemu lagi di Piala Asia.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks