TERNATE — Pelatihan Sosialisasi Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai 45 (JSN 45) resmi ditutup di Ternate. Kegiatan itu diikuti kepala sekolah, guru, serta siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB dari seluruh Maluku Utara. Penutupan dihadiri Danrem 152/Baabullah Ternate, para veteran, dan peserta pelatihan.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menilai pelatihan ini penting sebagai sarana menanamkan jiwa, semangat, serta nilai kejuangan 1945 kepada masyarakat, pendidik, dan generasi muda. Ia menyoroti peran guru, terutama kepala sekolah, dalam meneruskan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik.
Pancasila Diminta Jadi Titik Temu Bersama
Menurut Sarbin, pemahaman dan kecintaan terhadap tanah air dengan semangat kebangsaan, terutama Pancasila, harus menjadi titik temu dan rujukan bersama. Ia menegaskan persatuan dan kesatuan merupakan hal penting untuk menjaga keutuhan bangsa di masa depan. Karena itu, nilai tersebut perlu terus diajarkan kepada generasi muda.
"Saya berharap anak-anak siswa terus diajarkan dalam merawat persatuan dan kesatuan bagi generasi akan datang," ujar Sarbin, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Ajakan Lestarikan Nilai Juang dan Patriotisme
Sarbin juga mengajak seluruh peserta untuk terus melestarikan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan semangat berkorban demi kepentingan daerah maupun bangsa. Ia menekankan pentingnya melepaskan ego demi kepentingan Maluku Utara dan Indonesia ke depan.
"Mari terus kita lestarikan nilai juang, patriotisme, semangat berkorban, rela melepaskan ego kita untuk kepentingan Maluku Utara dan bangsa Indonesia ke depan," ucapnya.
Ia berharap peserta yang mengikuti pelatihan dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang nantinya bermanfaat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
LVRI: Pelatihan Berakhir, Tanggung Jawab Peserta Berlanjut
Wakil Ketua Umum I DPP LVRI, Letjen TNI Purn Muzani Syukur, mengatakan berakhirnya pelatihan bukan berarti berakhirnya tanggung jawab para peserta. Peserta yang telah menerima berbagai materi diharapkan dapat menjadi bagian dari mata rantai pewarisan nilai-nilai JSN 45.
"Amanat tersebut harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh," pungkasnya.