Pencarian

MotoGP Mandalika 2025 Cetak Dampak Ekonomi Rp4,7 Triliun, Bappenas Dorong Sport Tourism

Rabu, 30 September 2026 • 18:03:31 WIB
MotoGP Mandalika 2025 Cetak Dampak Ekonomi Rp4,7 Triliun, Bappenas Dorong Sport Tourism
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp4,7 triliun bagi Indonesia.

MALUKU UTARA — Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp4,7 triliun bagi Indonesia. Kajian Kementerian PPN/Bappenas mencatat gelaran tersebut turut menciptakan puluhan ribu lapangan kerja selama tahap persiapan hingga pelaksanaan.

Angka itu mencakup dampak langsung, tidak langsung, serta dampak lanjutan atau induced impact. Sektor yang paling merasakan manfaatnya adalah pariwisata, UMKM, transportasi, akomodasi, dan ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Barat.

Kolaborasi Bappenas, ITDC, dan MGPA di Balik Kajian

Kajian ini disusun Bappenas bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Keduanya berada di bawah holding BUMN aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.

Sejumlah kementerian dan lembaga ikut terlibat, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Sekretariat Negara, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Bank Indonesia.

Puluhan Ribu Lapangan Kerja Tercipta Selama Persiapan dan Pelaksanaan

Selain dampak ekonomi, MotoGP Mandalika 2025 disebut berkontribusi terhadap terciptanya puluhan ribu kesempatan kerja. Serapan tenaga kerja berlangsung sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan balapan di Sirkuit Mandalika.

Pemerintah menjadikan temuan tersebut sebagai dasar memperkuat pengembangan sport tourism. Tujuannya membangun ekosistem industri olahraga nasional yang lebih terintegrasi, bukan sekadar mendatangkan event internasional.

Rachmat Pambudy: Potensi Olahraga Belum Sepenuhnya Hasilkan Nilai Tambah

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menilai pengalaman MotoGP Mandalika menunjukkan Indonesia butuh ekosistem industri olahraga yang lebih terpadu. Menurutnya, potensi olahraga di dalam negeri masih belum sepenuhnya menghasilkan nilai tambah ekonomi, investasi, maupun lapangan kerja.

"Pembelajaran dari MotoGP Mandalika menunjukkan pentingnya pengembangan ekosistem industri olahraga yang terpadu," ujar Rachmat Pambudy.

Dengan dampak ekonomi yang menembus triliunan rupiah, MotoGP Mandalika 2025 menjadi acuan bagi pemerintah dalam merancang penyelenggaraan event olahraga internasional berikutnya. Kajian ini juga memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism utama di Indonesia.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks