TERNATE — Aliran air ke rumah-rumah warga di Lingkungan Tobenga, tepatnya di belakang SD 55, sempat terhenti mulai pukul 15.30 WIT hingga pukul 02.00 WIT. Kondisi serupa kembali berulang pada Senin pagi. Warga yang hendak bersiap kerja dan sekolah terpaksa membeli air eceran untuk mandi dan memasak.
Kerusakan di Paking Pompa Bak 1 ke Bak 2
Kepala Bagian Distribusi dan Perlengkapan PDAM Ternate, Ali M. Nur, menyebut sumber masalah ada pada komponen pompa yang mengisi penampungan sistem gravitasi. Kerusakan membuat suara mesin berubah dan mengganggu pengaliran ke daerah bawah.
“Ada masalah pada pompa dari bak 1 ke bak 2 yang mengisi penampungan untuk sistem gravitasi. Kemarin sore sekitar jam 15.00 WIT itu mati total. Kerusakannya ada pada bagian paking atau gasket karet, sehingga suaranya berbeda dan memengaruhi pengaliran ke daerah bawah,” kata Ali.
Penggantian Tertunda karena Hari Libur
Rencana penggantian komponen sebenarnya sudah dijadwalkan sehari sebelumnya. Proses perbaikan baru bisa dikerjakan Senin pagi karena bertepatan dengan hari libur.
“Sebenarnya kemarin sudah direncanakan penggantian, tetapi karena hari libur, jadi baru dikerjakan pagi ini. Kami usahakan pagi ini selesai agar operasional pompa dapat kembali normal,” ujar Ali.
Warga Rogoh Kocek untuk Air Eceran
Dampak gangguan pasokan paling terasa pada aktivitas harian. Warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan mendasar, terutama saat bersiap memulai rutinitas kerja maupun sekolah.
Sejumlah warga memilih membeli air bersih eceran agar dapur tetap bisa berjalan dan anak-anak tetap bisa mandi sebelum berangkat. Pengeluaran tambahan itu muncul di tengah kebutuhan rumah tangga yang sudah rutin.
Tim Teknis Dikerahkan Sejak Senin Pagi
PDAM Ternate mengerahkan tim teknis ke lokasi untuk perbaikan marathon. Pihaknya menargetkan pekerjaan tuntas secepatnya agar pasokan air kembali mengalir normal ke wilayah terdampak.
Perbaikan difokuskan pada penggantian paking yang rusak. Setelah pompa kembali beroperasi, aliran dari bak penampungan ke sistem gravitasi diharapkan pulih dan distribusi ke daerah bawah tidak lagi tersendat.