HALMAHERA BARAT — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan Magnitudo 4,4 terjadi di wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara. Episentrum gempa terletak pada koordinat 1,90 Lintang Utara dan 126,56 Bujur Timur, tepatnya 130 km barat laut Halmahera Barat.
Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 km. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
Informasi gempa disampaikan BMKG melalui akun media sosial X @infobmkg. Hingga rilis ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Warga di sekitar Halmahera Barat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat yang merasakan guncangan dapat melaporkan pengalaman mereka melalui aplikasi resmi BMKG.
Dua Gempa Susulan Terjadi di NTT
Pada waktu yang berdekatan, BMKG juga mencatat dua aktivitas gempa di wilayah Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa pertama berkekuatan Magnitudo 2,4 terjadi pukul 03:07:11 WIB.
Gempa tersebut berlokasi di koordinat 8,05 Lintang Selatan dan 120,99 Bujur Timur, dengan pusat gempa berada di 78 km barat laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 11 km.
Selanjutnya, gempa berkekuatan Magnitudo 1,7 terjadi di wilayah Mbay, Nagekeo, pada pukul 03:08:30 WIB. Gempa ini tercatat pada koordinat 8,34 Lintang Selatan dan 121,44 Bujur Timur.
Wilayah Rawan Gempa
Halmahera Barat merupakan salah satu daerah di Maluku Utara yang berada di zona rawan gempa. Wilayah ini dikelilingi oleh pertemuan lempeng tektonik yang aktif bergerak.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di seluruh wilayah Indonesia. Informasi terbaru mengenai gempa bumi dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.
Masyarakat diminta selalu waspada terhadap potensi gempa susulan, meskipun kekuatannya umumnya lebih kecil dari gempa utama.