Pencarian

Polda Maluku Utara Bantah Isu Peluru Tajam di Patani Barat, Sebut Hanya Peluru Hampa dan Karet

Jumat, 25 September 2026 • 08:01:01 WIB
Polda Maluku Utara Bantah Isu Peluru Tajam di Patani Barat, Sebut Hanya Peluru Hampa dan Karet
Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto menegaskan personel di Patani Barat hanya dibekali peluru hampa dan peluru karet.

TERNATE — Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto memastikan personel yang melaksanakan upaya penegakan hukum di Patani Barat tidak menggunakan dan tidak dibekali peluru tajam. Ia menyebut amunisi yang dibawa personel hanya berupa peluru hampa dan peluru karet.

Pernyataan itu menjawab beredarnya foto dua selongsong peluru di media sosial yang dikaitkan dengan kegiatan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah tersebut.

Peluru Hampa dan Karet Jadi Pilihan Terakhir

Hadi menjelaskan, peluru hampa dan peluru karet tidak digunakan secara sembarangan. Keduanya ditempatkan sebagai pilihan terakhir apabila situasi di lapangan benar-benar berkembang menjadi ancaman nyata.

"Penggunaannya dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur. Peluru hampa dan peluru karet hanya menjadi pilihan terakhir apabila terdapat ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa masyarakat maupun petugas," katanya.

Menurut Hadi, ancaman yang dimaksud adalah kondisi yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan. Karena itu, penggunaannya pun harus melalui pertimbangan situasi, bukan tindakan spontan tanpa dasar.

Dua Selongsong di Foto Bukan dari Peluru Tajam

Hadi menegaskan dua selongsong yang terlihat dalam foto di media sosial bukan selongsong peluru tajam. Keduanya merupakan selongsong dari amunisi hampa dan karet yang dibekalkan kepada personel dalam kegiatan tersebut.

Penegasan ini sekaligus meluruskan narasi yang berkembang di media sosial. Foto selongsong peluru itu sempat dikaitkan dengan dugaan penggunaan senjata api dengan amunisi tajam saat penegakan hukum di Patani Barat.

Polda Maluku Utara Imbau Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Polda Maluku Utara mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh foto atau informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui konteks dan fakta sebenarnya.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polda Maluku Utara akan menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan," ucap Kabid Humas.

Hadi menyatakan Polda Maluku Utara akan terus menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan. Warga diminta menunggu keterangan resmi sebelum menyimpulkan sendiri isi foto yang beredar.

Follow www.kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks