HALMAHERA TENGAH — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda berdiri dari tempat duduknya begitu Presiden Prabowo Subianto menyebut namanya di hadapan tamu undangan. Sherly, yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam, memberi hormat kepada Presiden. Tepuk tangan memenuhi ruangan acara peluncuran program hilirisasi di kawasan IWIP.
Respons itu tercatat lebih riuh dibanding sambutan ketika Prabowo menyapa sejumlah menteri dan kepala lembaga sebelumnya. Prabowo menyapa satu per satu pejabat yang hadir sebelum akhirnya menyebut nama orang nomor satu di Maluku Utara tersebut.
"Gubernur Maluku Utara, Saudari Sherly Tjoanda," ujar Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Melihat reaksi tamu undangan, Prabowo melontarkan candaan yang langsung memancing tawa seluruh ruangan. Ia menyebut tepuk tangan untuk Sherly paling keras di antara semua pejabat yang disebut sebelumnya.
"Kok tepuk tangannya paling keras? Pemilu (pemilihan umum) masih lama," kata Prabowo saat memberi sambutan.
Ucapan Presiden kembali disambut gelak tawa para tamu undangan. Sherly yang kemudian kembali duduk di tempatnya terlihat tersenyum dan tersipu malu.
Peluncuran program hilirisasi berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park, salah satu kawasan industri nikel terbesar di Maluku Utara. Acara ini dihadiri sejumlah menteri dan kepala lembaga di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo.
Kehadiran Gubernur Sherly Tjoanda dalam forum tersebut menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu provinsi yang menjadi perhatian dalam agenda hilirisasi nasional. Kawasan IWIP sendiri telah lama menjadi tulang punggung industri pengolahan nikel di wilayah timur Indonesia.
Momen candaan Prabowo kepada Sherly menambah warna tersendiri di tengah agenda resmi peluncuran program. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait momen tersebut.