SOFIFI — Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Maluku Utara berlangsung khidmat dengan Inspektur Upacara Kapolda Irjen Pol. Arif Budiman. Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan masuknya Inspektur Upacara.
Seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Prosesi berlanjut dengan pembacaan Teks Pancasila, Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Teks Ikrar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, serta pembacaan doa.
Lagu Andhika Bhayangkari mengiringi jalannya upacara sebelum laporan, penghormatan pasukan, dan penutupan upacara.
Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto menyatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel kepolisian. Refleksi itu untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan loyalitas terhadap negara.
"Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya personel Polda Maluku Utara, untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Hadi menegaskan jajaran Polda Maluku Utara berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Maluku Utara. Komitmen itu sejalan dengan semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, memperkuat toleransi, dan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tambahnya.
Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Hariyadi turut hadir dalam upacara tersebut. Sejumlah Pejabat Utama (PJU), para perwira, seluruh personel Polda Malut, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Malut mengikuti rangkaian upacara dari awal hingga penutupan.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, jajaran Polda Maluku Utara menegaskan komitmen menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Komitmen itu sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Maluku Utara.