MALUKU UTARA — PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia menyalurkan dukungan penanganan kanker ke 11 kota di Indonesia melalui sejumlah yayasan pendampingan pasien kanker anak dan kanker payudara. Aksi sosial yang dirangkai dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 ini menyasar wilayah dengan kebutuhan penanganan kanker yang tinggi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kontribusi di sektor kesehatan, tidak hanya pada layanan asuransi.
Direktur Operasional Inhealth Jenni Wihartini menyatakan peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini dimaknai lebih dari sekadar apresiasi atas kepercayaan peserta asuransi. Perusahaan, kata dia, ingin memperkuat komitmen memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan kesehatan.
"Inhealth memaknai peringatan Hari Pelanggan Nasional lebih dari sekadar apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh peserta asuransi Inhealth, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Jenni dalam keterangan pers, Minggu (26/9/2026).
Penyaluran dukungan menyasar 11 kota di Indonesia dan disalurkan lewat sejumlah yayasan yang bergerak di bidang pendampingan pasien kanker anak serta kanker payudara. Inhealth belum merinci nominal dana yang dialokasikan maupun nama yayasan penerima manfaat.
Langkah ini menempatkan Inhealth pada posisi perusahaan asuransi jiwa yang memperluas peran di luar produk proteksi murni. Anak usaha PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) tersebut menyasar segmen kesehatan sebagai fokus kontribusi sosialnya.
Data Kementerian Kesehatan 2025 yang dikutip Inhealth menunjukkan sekitar 400.000 kasus baru kanker terdeteksi setiap tahun di Indonesia. Angka itu diproyeksikan melonjak lebih dari 70% pada 2050 bila upaya pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat.
Proyeksi tersebut memberi konteks pada aksi sosial Inhealth. Beban pembiayaan pengobatan kanker menjadi salah satu pemicu klaim besar di industri asuransi kesehatan, sehingga deteksi dini berpotensi menekan risiko finansial jangka panjang, baik bagi peserta maupun perusahaan penanggung.
Jenni menegaskan dukungan terhadap penanganan kanker merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas kontribusi di bidang kesehatan. Perusahaan juga mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit tersebut.
Bagi industri asuransi jiwa, program semacam ini berfungsi ganda: memperkuat citra merek sekaligus menekan potensi klaim di masa depan. Peserta yang lebih sadar risiko kesehatan cenderung melakukan skrining lebih awal, yang berdampak pada biaya pengobatan yang lebih terkendali.
Inhealth belum mengungkap rencana kelanjutan program maupun target capaian dari penyaluran dukungan di 11 kota tersebut.