Bupati Pulau Taliabu Siapkan Tes Urine Seluruh ASN, UPTD Jadi Kunci Pemberantasan Narkoba

Penulis: Boyke Sihombing  •  Kamis, 24 September 2026 | 05:31:31 WIB
Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya L Mus menyampaikan rencana tes urine bagi seluruh ASN usai sosialisasi bersama BNN Provinsi Maluku Utara.

PULAU TALIABU — Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya L Mus menyampaikan rencana tes urine massal bagi ASN usai menggelar sosialisasi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara. Menurutnya, pembangunan UPTD menjadi syarat utama sebelum screening dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

Pemkab Pulau Taliabu menempatkan tes urine sebagai langkah awal mensterilkan instansi pemerintah daerah dari penyalahgunaan narkotika. Bupati menegaskan bahwa dirinya dan seluruh ASN di jajaran Pemkab akan menjadi yang pertama menjalani tes tersebut.

Mengapa Pulau Taliabu Disebut Pintu Masuk Narkoba

Sashabila menilai posisi geografis Pulau Taliabu membuat wilayah itu rawan menjadi jalur peredaran narkotika. Ia menyebut narkoba tidak bisa dilawan secara mandiri oleh pemerintah daerah.

Tugas Pemkab Pulau Taliabu, kata dia, sebatas melakukan screening terhadap seluruh ASN. Selebihnya menjadi kewenangan BNN Provinsi Maluku Utara.

"Kami akan mensterilkan wilayah kami, khususnya jajaran ASN Pulau Taliabu. Sehingga, dalam instansi Pemerintah Daerah (Pemda) kami sendiri agar dapat memastikan kondisi dan sistem pemerintahan kami yang sehat dan baik, untuk menjaga serta menjauhkan masyarakat kami dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika," ujar Bupati Pulau Taliabu itu kepada cermat, Rabu, 23 September 2026.

UPTD Jadi Syarat Sebelum Tes Urine Digelar

Pemkab Pulau Taliabu menargetkan UPTD menjadi pusat pelayanan tes urine bagi seluruh ASN di lingkungan pemerintah daerah. Begitu unit tersebut terbentuk, Bupati memastikan tes urine langsung digelar tanpa penundaan.

"Begitu UPTD terbentuk, yang paling pertama akan tes urine adalah kami dan seluruh ASN di jajaran Pemkab Taliabu. Narkotika bukan hanya masalah hukum, melainkan masa depan dan generasi yang akan datang," jelasnya.

Bupati menempatkan persoalan narkotika sebagai ancaman jangka panjang bagi generasi mendatang. Karena itu, ia menilai pencegahan tidak cukup dilakukan dengan pendekatan hukum semata.

Sinergi dengan BNN Dianggap Wajib

Pemkab Pulau Taliabu memandang upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dari seluruh unsur dengan peran yang jelas dan komitmen yang kuat.

Sashabila menyoroti besarnya skala persoalan begitu kasus narkotika sudah sampai ke tangan BNN. Menurutnya, keterlibatan BNN menandakan masalah tersebut sudah masuk kategori besar.

"Ketika kita melihat ancaman Narkoba terhadap masa depan bangsa, kita tidak bisa berbicara tentang pencegahan Narkotika saja. Intinya, kalau sudah hal tersebut sudah sampai ke BNN berarti masalah itu sudah besar," tutupnya.

Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pembentukan UPTD maupun target waktu pelaksanaan tes urine bagi seluruh ASN Pemkab Pulau Taliabu.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: cermat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top