PULAU MOROTAI — Dinas Kesehatan Pulau Morotai memastikan tiga dokter baru bergabung tahun ini. Dua di antaranya dokter penugasan Nusantara Sehat dari pemerintah pusat, masing-masing satu dokter umum dan satu dokter gigi. Satu dokter lagi berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) daerah.
Penempatan ketiganya tersebar di tiga puskesmas. Dua dokter Nusantara Sehat akan bertugas di Puskesmas Leo Leo dan Puskesmas Sopi, Kecamatan Morotai Jaya. Dokter PTT umum ditempatkan di Puskesmas Morodadi.
Di sisi fasilitas, pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Morotai sudah mencapai 92 persen. Progres itu disebut sebagai bagian dari percepatan infrastruktur kesehatan di daerah tersebut.
Pemkab menargetkan lab ini menopang pemeriksaan kesehatan masyarakat tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Fasilitas ini melengkapi layanan di tingkat puskesmas hingga rumah sakit.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, merinci komposisi tambahan tenaga medis tersebut. Menurutnya, dua dokter Nusantara Sehat berasal dari pemerintah pusat, sedangkan satu dokter PTT direkrut daerah.
"Dua dokter Nusantara Sehat akan ditugaskan di Puskesmas Leo Leo dan Puskesmas Sopi di Kecamatan Morotai Jaya. Sementara satu dokter PTT umum ditempatkan di Puskesmas Morodadi," ujar Ahdad saat ditemui di Kantor Bupati, Rabu (16/9/2026).
Ahdad menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen Pemda di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Morotai. Fokusnya memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat di bidang kesehatan.
Selain dokter umum dan gigi, Dinas Kesehatan Morotai tengah mengantisipasi kekosongan dokter spesialis di RSUD. Pemkab membangun komunikasi dengan sejumlah pihak agar posisi kosong, termasuk dokter spesialis anak, segera terisi penggantinya.
Pembenahan fasilitas perawatan seperti ruang rawat inap juga masuk evaluasi. Tujuannya agar pelayanan berjalan optimal.
Ahdad berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan kesehatan Morotai agar bekerja profesional. Pelayanan kepada masyarakat diminta dilakukan sepenuh hati, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
Penambahan dokter dan penyelesaian Labkesmas menjadi dua prioritas Dinas Kesehatan Morotai tahun ini. Keduanya menyasar pemerataan akses layanan di wilayah kepulauan.