Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua Ingatkan Pejabat: Evaluasi Kinerja Bisa Dilakukan Kapan Saja

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Senin, 07 September 2026 | 16:16:31 WIB
Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua menyampaikan arahan kepada jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Senin (7/9/2026).

DARUBA — Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab bahwa jabatan yang diemban tidak bersifat permanen. Peringatan ini disampaikan Rusli di sela kegiatannya pada Senin (7/9/2026), sebagai pengingat bahwa evaluasi kinerja dapat berlangsung sewaktu-waktu tanpa menunggu momen tertentu.

“Setiap aparatur yang dipercaya menduduki posisi tertentu harus mampu menunjukkan kinerja, kedisiplinan, serta komitmen dalam menjalankan program pembangunan,” ujar Rusli di Daruba, ibu kota Kabupaten Pulau Morotai.

Evaluasi Bukan Sekadar Soal Pergantian Jabatan

Rusli menekankan bahwa langkah evaluasi ini bukan semata-mata berkaitan dengan rotasi atau pergantian posisi. Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari pembenahan birokrasi agar setiap perangkat daerah dapat bekerja lebih efektif dan berorientasi pada hasil.

“Capaian kerja menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan keberlanjutan seseorang dalam sebuah jabatan. Dan evaluasi bisa dilakukan kapan saja,” tegasnya.

Menurut dia, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memikul tanggung jawab besar dalam menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat. Karena itu, target yang telah ditetapkan harus menjadi acuan utama dalam bekerja.

Pejabat Diminta Buktikan Kepercayaan lewat Hasil Kerja

Rusli mengingatkan para pejabat agar tidak hanya berorientasi pada jabatan. Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah daerah harus dibuktikan melalui hasil kerja yang nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Pulau Morotai.

“Evaluasi menjadi instrumen bagi pemerintah daerah untuk melihat sejauh mana target yang telah ditetapkan dapat diwujudkan. Karena kinerja yang dinilai belum maksimal dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dilakukan perbaikan maupun penataan kembali,” tutupnya.

Pernyataan Bupati ini menjadi sinyal bagi jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Pulau Morotai untuk meningkatkan disiplin dan profesionalisme. Penekanan pada capaian kerja ini juga mengindikasikan adanya standar penilaian yang lebih ketat terhadap kinerja aparatur sipil negara di daerah tersebut ke depan.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: cermat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top