TERNATE — Prosesi wisuda sarjana ISDIK Kie Raha yang digelar di Muara Hotel pada Sabtu (5/9/2026) menjadi penanda dimulainya babak baru bagi 152 lulusan. Mereka kini dituntut untuk tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, melainkan mampu berkontribusi langsung di lingkungan sekitarnya.
“Ke depan kami harapkan mahasiswa bisa terjun ke masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Ilmu yang mereka peroleh di perguruan tinggi nantinya mampu diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Faisal dalam sambutannya usai kegiatan senat terbuka.
Di luar persoalan pengabdian lulusan, Faisal turut menyoroti peran Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung keberlangsungan studi mahasiswa. Apresiasi disampaikan terkait program beasiswa atau KIP Daerah yang sumber dananya berasal dari APBD Provinsi Maluku Utara.
Program tersebut dinilai sudah berjalan sejak tahun sebelumnya. Penerima bantuan ditentukan berdasarkan kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah daerah, bukan berdasarkan seleksi administratif semata.
“Beasiswa diberikan berdasarkan kriteria yang menjadi syarat dari Pemerintah Provinsi, sehingga bantuan tersebut tepat sasaran kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.
Faisal menambahkan, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke rekening bank masing-masing mahasiswa penerima. Langkah ini diharapkan meminimalisir potensi penyimpangan dan memastikan dana bantuan sampai utuh ke tangan yang berhak sesuai ketentuan berlaku.
Dari total peserta wisuda, panitia menetapkan sepuluh mahasiswa sebagai lulusan terbaik. Masing-masing program studi (prodi) menyumbang satu nama terbaiknya.
Adapun sepuluh prodi yang mewisuda lulusannya kali ini mencakup Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Geografi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
“Setiap program studi ada satu mahasiswa terbaik. Jadi total ada sepuluh mahasiswa terbaik,” ungkap Faisal.
Ia berharap seluruh lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya, sekaligus membawa nama baik almamater dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah Maluku Utara.